Adalah ketika pena yang tergeletak diatas meja tanpa nyawa
Ketika kertas putih dibiarkan telanjang tanpa kata
Dan ketika semua lamunan dibiarkan percuma
Tak ada yang dirasa
Tidak cinta
Rindu
Benci
Marah
Ataupun dendam
Kosong
Semata-mata hanya kosong dan diam
Begitu sunyi, sepi dan melompong
Tak ada syair dalam nyanyian jengkerik-jengkerik
Tak ada lagu diantara tetes-tetes air keran
Tak ada musik terselip antara desau gemerisik dedaunan
Bolong...dan kopong...
Alam bawah sadar bertualang menjalin mimpi
Menyelipkan realita diluar dimensi-dimensi tak bertepi
Antara hidup dan mati
Roh tak jua mau diam
Tak mau kembali
Pada tubuh rapuh yang diam...terpaku
Tiada yang lebih ngeri bagi seorang penyair
Kehilangan kata
Kehilangan makna....
10-01-2007
0 komentar:
Poskan Komentar