Dan daun pun menari
Mereka bilang
Ayo, mari berdansa dengan hujan
Sementara aku hanya memilih terperangkap dalam diam
Menekuri duri-duri transparan yang menghujam bumi
Dan menusuknya dalam kehidupan
Dan angin pun menjerit
Mereka bilang
Mari berteriaklah bersama kami
KAn kubawa suaramu padanya
Katakan pada apa yang hatimu minta
Sementara aku memilih meregang dalam kebisuan
Menelan suaraku bulat-bulat
Dan menguncinya rapat-rapat
Mereka terus menggeliat dalam ruang hampaku yang penat
Dan burungpun bernyanyi
Berceloteh bisng panggil jiwaku yang tengah terpana
Mereka bilang
MAri, jadilah kami dan terbanglah menujunya
Sementara aku lagi-lagi tertunduk tanpa asa
Sudah habis waktuku, kawan, desahku dalam diam
Milik kalianlah sekarang waktunya tersisa.....
24/11/07
0 komentar:
Poskan Komentar