Jumat, 09 Desember 2011

How it become is how you want it to be.

Tak ada tuntutan, saat pada akhirnya perjuangan memang diupah kegagalan. Tak ada kemarahan hanya sedikit kekecewaan karena dipaksa berhenti padahal begitu banyak yang ingin diberikan. Tak ada air mata untuk sebuah penolakan, namuan hanya keheranan karena mereka menolak keberhasilan yang kelak dirasakan. Yah... Kadang jarak pandang manusia membuat perpektif berbeda yang berpengaruh pada kesimpulan yang patut disayangkan. Namun, manusia tak hidup sendiri, bahkan saat kita percaya batu itu tak terhancurkan, tetes air bisa membuatnya berkeping. Dan kekalahan menjadi penilaian yang relatif. Karena kemenangan menjadi kekalahan jika tanpa pengakuan orang lain, namun kekalahan juga bisa menjadi kemenangan saat kepuasan itu melebihi kemenangan itu sendiri.

Tidak ada komentar: